Di langit biru yang luas, terbang sebuah pesawat luar biasa. Bukan lagi pengangkut kargo yang bolak-balik antar benua, ia telah terlahir kembali sebagai rumah sakit mata bergerak, membawa cahaya dan harapan bagi orang-orang di seluruh dunia. Ini bukan fiksi ilmiah, tetapi kolaborasi luar biasa antara FedEx dan Orbis International – Flying Eye Hospital.
Inisiatif unik ini menggabungkan keahlian logistik dan penerbangan FedEx dengan pengetahuan khusus Orbis International dalam perawatan mata. Lebih dari sekadar pesawat terbang, ini mewakili solusi inovatif yang mengatasi kebutaan yang dapat dicegah secara global, membantu orang memulihkan penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Flying Eye Hospital adalah pesawat kargo MD-10 FedEx yang sudah pensiun yang telah dimodifikasi secara khusus dan dilengkapi dengan fasilitas canggih:
Rumah sakit pengajaran di udara ini memegang akreditasi penuh untuk pendidikan mata sambil menyediakan layanan bedah dan pelatihan tim medis lokal di seluruh dunia.
Keunggulan terbesar rumah sakit ini adalah mobilitasnya, menjangkau daerah terpencil, negara berkembang, dan wilayah dengan sumber daya medis terbatas di mana rumah sakit tradisional tidak dapat beroperasi.
Fasilitas ini mencakup:
Tim internasional yang terdiri dari dokter mata, perawat, ahli anestesi, dan insinyur biomedis terkemuka memberikan perawatan berkualitas tinggi sambil melatih para profesional lokal.
Rumah sakit ini berfungsi sebagai pusat pendidikan bergerak dengan:
Hingga saat ini, program ini telah melatih para profesional perawatan mata di 95 negara. Misi baru-baru ini di wilayah Can Tho, Vietnam, memberikan pelatihan langsung kepada 52 profesional medis termasuk dokter mata, perawat, dan insinyur biomedis.
FedEx telah berkomitmen sebesar $3,5 juta dalam pendanaan, logistik, dan dukungan operasional hingga tahun 2026, melebihi target awal. Para pilot pensiunan perusahaan menyumbangkan keahlian mereka untuk memelihara operasi pesawat.
Seorang pilot FedEx yang sudah pensiun mengenang momen paling mengharukan dari program ini: "Ketika anak-anak melihat orang tua mereka dengan jelas untuk pertama kalinya, bukan hanya kebahagiaan di senyum mereka, tetapi pengakuan dan cinta. Momen-momen ini tetap bersama Anda selamanya."
Para mitra berencana untuk:
Kolaborasi ini mewakili lebih dari sekadar filantropi – ini menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya yang inovatif. Dengan memanfaatkan kembali pesawat yang sudah pensiun, FedEx memberikan harapan di seluruh dunia sambil memenuhi komitmen "Delivering For Good"-nya.
Di langit biru yang luas, terbang sebuah pesawat luar biasa. Bukan lagi pengangkut kargo yang bolak-balik antar benua, ia telah terlahir kembali sebagai rumah sakit mata bergerak, membawa cahaya dan harapan bagi orang-orang di seluruh dunia. Ini bukan fiksi ilmiah, tetapi kolaborasi luar biasa antara FedEx dan Orbis International – Flying Eye Hospital.
Inisiatif unik ini menggabungkan keahlian logistik dan penerbangan FedEx dengan pengetahuan khusus Orbis International dalam perawatan mata. Lebih dari sekadar pesawat terbang, ini mewakili solusi inovatif yang mengatasi kebutaan yang dapat dicegah secara global, membantu orang memulihkan penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Flying Eye Hospital adalah pesawat kargo MD-10 FedEx yang sudah pensiun yang telah dimodifikasi secara khusus dan dilengkapi dengan fasilitas canggih:
Rumah sakit pengajaran di udara ini memegang akreditasi penuh untuk pendidikan mata sambil menyediakan layanan bedah dan pelatihan tim medis lokal di seluruh dunia.
Keunggulan terbesar rumah sakit ini adalah mobilitasnya, menjangkau daerah terpencil, negara berkembang, dan wilayah dengan sumber daya medis terbatas di mana rumah sakit tradisional tidak dapat beroperasi.
Fasilitas ini mencakup:
Tim internasional yang terdiri dari dokter mata, perawat, ahli anestesi, dan insinyur biomedis terkemuka memberikan perawatan berkualitas tinggi sambil melatih para profesional lokal.
Rumah sakit ini berfungsi sebagai pusat pendidikan bergerak dengan:
Hingga saat ini, program ini telah melatih para profesional perawatan mata di 95 negara. Misi baru-baru ini di wilayah Can Tho, Vietnam, memberikan pelatihan langsung kepada 52 profesional medis termasuk dokter mata, perawat, dan insinyur biomedis.
FedEx telah berkomitmen sebesar $3,5 juta dalam pendanaan, logistik, dan dukungan operasional hingga tahun 2026, melebihi target awal. Para pilot pensiunan perusahaan menyumbangkan keahlian mereka untuk memelihara operasi pesawat.
Seorang pilot FedEx yang sudah pensiun mengenang momen paling mengharukan dari program ini: "Ketika anak-anak melihat orang tua mereka dengan jelas untuk pertama kalinya, bukan hanya kebahagiaan di senyum mereka, tetapi pengakuan dan cinta. Momen-momen ini tetap bersama Anda selamanya."
Para mitra berencana untuk:
Kolaborasi ini mewakili lebih dari sekadar filantropi – ini menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya yang inovatif. Dengan memanfaatkan kembali pesawat yang sudah pensiun, FedEx memberikan harapan di seluruh dunia sambil memenuhi komitmen "Delivering For Good"-nya.